Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml
<p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal</strong> merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Samawa dan menerbitkan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat.</p>LPPM Universitas Samawaen-USJurnal Pengembangan Masyarakat Lokal2655-6677EDUKASI GIZI SEIMBANG DAN PEMANFAATAN PANGAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI LANSIA DI PANTI SOSIAL MECI ANGI, KELURAHAN JATIWANGI, KOTA BIMA
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2352
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) berimplikasi pada meningkatnya risiko permasalahan kesehatan, khususnya terkait status gizi dan penyakit degeneratif. Upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal menjadi strategi yang relevan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pentingnya gizi seimbang melalui pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal berupa bubur ayam beras merah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, pembagian pamflet edukatif, serta demonstrasi pembuatan bubur ayam beras merah. Kegiatan dilaksanakan di Panti Sosial Lanjut Usia Meci Angi Kota Bima dengan melibatkan 55 lansia sebagai peserta, 5 pengurus panti social dan 10 mahasiswa program studi Gizi Universitas Muhammadiyah Bima. Evaluasi dilakukan kuesioner pre-post test dan wawancara tingkat penerimaan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman lansia dari 35% yang memiliki pengetahuan dengan kategori baik, meningkat menjadi 90%. serta peningkatan pengetahuan juga ditunjukkan melalui partisipasi aktif selama kegiatan. Selain itu, produk bubur ayam beras merah memperoleh respons positif dari peserta berdasarkan aspek rasa, tekstur, dan kemudahan konsumsi. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi gizi dan pemberian PMT berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan penerimaan lansia terhadap makanan bergizi. Program ini berpotensi menjadi model intervensi berkelanjutan dalam upaya peningkatan status gizi lansia</p> </td> </tr> </tbody> </table>Dea Zara AvilaMuhammad RamdhanIsrajunna IsrajunnaMuammar IksanAlkhair Alkhair
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269100100810.58406/jpml.v9i1.2352PENINGKATAN PRODUKTIVITAS GURU DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH MELALUI PEMANFAATAN PLATFORM GENERATIVE AI (PERPLEXITY) (STUDI KASUS WORKSHOP DI SMAN MOYO UTARA)
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2339
<p>Keterbatasan guru dalam menghasilkan artikel ilmiah akibat beban kerja dan kesulitan riset mendorong perlunya solusi inovatif berbasis teknologi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas menulis 34 guru di SMAN Moyo Utara Kabupaten Sumbawa melalui workshop pemanfaatan platform Artificial Intelligence berbasis Perplexity. Metode pelaksanaan berupa studi kasus deskriptif-kualitatif dengan pendekatan pelatihan hands-on dan project-based learning. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan kognitif peserta yang signifikan dengan gain score ternormalisasi sebesar 65,1% serta tingkat kepuasan pelatihan rata-rata 4,63 (skala 5). Analisis dokumen membuktikan 82,4% peserta berhasil menyusun draft outline artikel dengan struktur IMRaD yang baik. Workshop ini berhasil mendemonstrasikan bahwa Perplexity AI berfungsi efektif sebagai scaffolding intelektual yang mempercepat tahap riset dan perancangan naskah. Kesimpulannya, integrasi alat AI spesifik dalam pelatihan yang terstruktur mampu meningkatkan kompetensi dan motivasi menulis ilmiah guru. Untuk keberlanjutan, diperlukan pendampingan lanjutan guna menguatkan kemampuan sintesis dan etika penggunaan sumber digital sehingga peningkatan kuantitas diiringi peningkatan kualitas karya tulis.</p>Romi ApriantoMuhammad IksanDita Tri MulyaniAkbar TawaqqalAna MerdekawatyErma Suryani
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269100902010.58406/jpml.v9i1.2339PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MATERIAL LOKAL BAGI PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA BIMA
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2359
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Industri konstruksi merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan terhadap konsumsi sumber daya alam dan emisi karbon. Penggunaan material konstruksi konvensional yang didominasi oleh bahan impor atau material industri berenergi tinggi sering kali menimbulkan dampak lingkungan yang besar, seperti peningkatan jejak karbon dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. Di sisi lain, Indonesia khususnya Kota Bima memiliki potensi material lokal yang melimpah, seperti bambu, kayu lokal, serta material berbasis limbah konstruksi yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif material konstruksi berkelanjutan. Namun, tingkat pemanfaatan material lokal oleh kontraktor masih relatif rendah akibat keterbatasan pengetahuan teknis, standar konstruksi, serta minimnya pendampingan dalam implementasi teknologi konstruksi ramah lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kontraktor dan pekerja lokal dalam memahami dan memanfaatkan material lokal sebagai alternatif konstruksi berkelanjutan melalui kegiatan pendampingan teknis, dan demonstrasi penerapan material lokal pada proyek konstruksi Kampus 2 UM Bima. Kegiatan dilaksanakan 1 Maret – 31 Maret 2026 di Kampus 2 Um Bima Kota Bima dengan melibatkan kontraktor lokal (3 kontraktor), tenaga kerja konstruksi lokal 20 pekerja). Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan lapangan, implementasi material lokal pada proyek, serta evaluasi efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kontraktor terhadap konsep konstruksi berkelanjutan, peningkatan keterampilan teknis dalam penggunaan material lokal, serta penurunan estimasi biaya material konstruksi hingga sekitar 18% pada proyek Konstruksi Kampus 2 UM Bima. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran kontraktor lokal terhadap pentingnya penggunaan material lokal dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengurangan dampak lingkungan.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Israjunna IsrajunnaM Ziaul FikarM Deta Zulfikar RahmanDea Zara Avila
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269102102910.58406/jpml.v9i1.2359MEMPERKUAT SOFT SKILL MAHASISWA KEPERAWATAN MELALUI PENDAMPINGAN BAHASA INGGRIS DI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS SAMAWA
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2366
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan <em>soft skill </em>mahasiswa Keperawatan Universitas Samawa melalui pendampingan bahasa Inggris untuk keperawatan <em>(English for Nursing)</em>, Pengabdian ini menggunakan model <em>Intensive course </em>atau belajar bahasa Inggris secara intensif yang berlansung dari tanggal 15 september 2025 sampai dengan 4 januari 2026 dengan durasi pertemuan dua kali seminggu. Materi yang disampaikan pada program pendampingan ini berfokus kepada peningkatan kemampuan berbicara bahasa inggris mahasiswa, dan cara melayani pasien dalam bahasa inggris dirumah sakit maupu di pusat kesehatan. Pendampingan ini dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu sosialisasi kegiatan pendampingan, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi pendamping. Hasil pendampingan ini menujukan bahwa pendampingan bahasa Inggris bagi mahasiswa Fakultas kesehatan Universitas Samawa membawa dampak positif bagi pengembangan <em>Soft Skill </em>mahasiswa keperawatan, hal ini terlihat dari hasil evaluasi bahwa mahasiswa memberi respons positif dan antusiasme tinggi terhadap kegitan pendampingan.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Afendi AfendiIeke Wulan AyuAbdul RahimMuhammad FauziNila Yuliana
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269103003610.58406/jpml.v9i1.2366PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA LABUHAN SUMBAWA
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2400
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Kegiatan pemberdayaan perempuan melalui pengembangan industri rumah tangga ikan kering di Desa Labuhan Sumbawa Kabupaten Sumbawa dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan, kemandirian usaha, dan pendapatan keluarga masyarakat pesisir berbasis potensi lokal perikanan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan perempuan dalam pengolahan ikan kering, keterbatasan manajemen usaha, rendahnya kualitas pengemasan produk, serta terbatasnya akses pemasaran yang menyebabkan nilai tambah hasil perikanan masyarakat belum optimal. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas perempuan dalam pengolahan ikan kering yang higienis, penguatan manajemen usaha, dan pemasaran produk berbasis digital guna mendukung peningkatan ekonomi keluarga masyarakat pesisir. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan dan identifikasi masalah, sosialisasi program, pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai bulan Maret hingga Mei 2026, dengan melibatkan 20 orang perempuan pelaku usaha ikan kering di Desa Labuhan Sumbawa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta telah mampu menerapkan teknik pengolahan dan pengemasan produk yang lebih baik dan higienis dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, sekitar 75% peserta mulai memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran produk dan 70% peserta telah mampu melakukan pencatatan keuangan usaha secara sederhana. Program ini juga berhasil membentuk satu kelompok usaha perempuan sebagai wadah kerja sama produksi dan pemasaran produk ikan kering masyarakat. Dari aspek ekonomi, pendapatan tambahan peserta meningkat rata-rata sebesar 30% setelah program dilaksanakan. Namun demikian, keterbatasan modal usaha, sarana produksi, dan akses pemasaran masih menjadi kendala sehingga diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak terkait.</p> </td> </tr> </tbody> </table>I Putu Gede DiatmikaSri Rahayu
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269103704710.58406/jpml.v9i1.2400PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MODEL SEGITIGA KEBERLANJUTAN DI KELURAHAN SEKETENG
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2419
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan karena rendahnya praktik pemilahan sampah, terbatasnya pemanfaatan sampah organik, serta belum optimalnya tata kelola bank sampah di tingkat masyarakat. Kondisi tersebut juga ditemukan di Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi warga dalam pengelolaan sampah dan masih adanya praktik pembakaran sampah rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui penerapan model Segitiga Keberlanjutan yang mengintegrasikan aspek sanitasi lingkungan, akuntansi lingkungan, dan arsitektur ekologis. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) dengan melibatkan 30 anggota Sekolah Perempuan Kelurahan Seketeng sebagai mitra utama serta didukung oleh pengurus bank sampah/TPS3R, kader kesehatan lingkungan, dan perangkat kelurahan. Program dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama, yaitu edukasi sanitasi lingkungan dan pengolahan sampah organik, pelatihan manajemen serta akuntansi bank sampah, dan pendampingan penyediaan sarana pemilahan sampah rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan sampah berbasis sumber, kemampuan mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme dan mikroorganisme lokal (MOL), perbaikan sistem administrasi dan pencatatan bank sampah, serta meningkatnya pemanfaatan sarana pemilahan sampah pada tingkat rumah tangga. Program juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dan penguatan fungsi bank sampah sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis komunitas. Dengan demikian, model Segitiga Keberlanjutan terbukti efektif sebagai pendekatan terpadu untuk memperkuat pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih mandiri dan berkelanjutan.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Sudrajat MartadinataTri SatriawansyahNani ArifahSyafruddin SyafruddinWahyu Haryadi
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269104805810.58406/jpml.v9i1.2419PRODUKSI KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK UNTUK REDUKSI LIMBAH RUMAH TANGGA DI DESA PERNEK, KECAMATAN MOYO HULU
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2403
<p>Masyarakat Desa Pernek sebagian besar berprofesi di sektor pertanian, baik yang berkaitan dengan tanaman musiman maupun tahunan. Namun, saat ini masyarakat desa dihadapkan pada permasalahan ketidakcukupan ketersediaan pupuk untuk memenuhi kebutuhan budidaya tanaman. Sebagai solusi alternatif, dapat dimanfaatkan sampah organik yang dapat dikonversi melalui pengolahan sederhana dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh masyarakat, tanpa memerlukan pengeluaran yang besar dan juga berdampak positif bagi kelestarian lingkungan serta mampu menjaga kebersihan sekitar desa. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat, khususnya para petani dalam mendaur ulang limbah organik rumah tangga menjadi pupuk yang memiliki nilai jual. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan serta pendampingan kepada kelompok petani. Dari hasil pelaksanaan kegiatan ini diharapkan terciptanya kompetensi mandiri di kalangan petani dalam memproduksi pupuk kompos/organik. Hasil jangka panjang yang diharapkan adalah terwujudnya kemandirian penyediaan pupuk pertanian yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.</p>Nadratun NikmahWening Kusumawardani
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269105906610.58406/jpml.v9i1.2403PENYULUHAN BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA BAGI GENERASI MUDA DI KABUPATEN SUMBAWA
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2415
<p>Permasalahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja, khususnya pelajar, merupakan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran hukum, serta membangun sikap preventif pelajar terhadap bahaya narkoba di Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui pendekatan ceramah dan diskusi interaktif yang dilaksanakan di lima SMA/MA di Kabupaten Sumbawa, yaitu MAN 1 Sumbawa Besar, SMA N 3 Sumbawa Besar, SMA N 1 Moyo Utara, SMAK ST Gregorius, dan SMA Muhammadiyah Sumbawa, dengan melibatkan Fakultas Hukum Universitas Samawa dan Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan secara langsung di lingkungan sekolah efektif meningkatkan pengetahuan pelajar mengenai dampak narkoba dari aspek kesehatan, sosial, dan hukum, serta mendorong terbentuknya sikap kritis dan kemampuan menolak pengaruh negatif lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menanamkan kesadaran pentingnya memilih pergaulan yang sehat dan mematuhi norma hukum. Kesimpulannya, penyuluhan berbasis edukasi hukum dan kesehatan merupakan strategi yang efektif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Oleh karena itu, diperlukan keberlanjutan program secara sistematis dan kolaboratif guna mewujudkan generasi muda yang berkarakter dan <em>resilient</em> terhadap ancaman narkoba.</p>Lahmuddin ZuhriEndra SyaifuddinNoviana NovianaRoli PebriantoIwan HaryantoM Anugerah Puji SaktiMuhamad Panji Prabu Dharma
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269106707710.58406/jpml.v9i1.2415PEMBUATAN DAN PEMANFAATAN SILASE UNTUK PAKAN TERNAK DI MUSIM KEMARAU DI DESA LABUHAN JAMBU, KECAMATAN TARANO, KABUPATEN SUMBAWA
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2430
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani dan peternak di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa mengenai pembuatan dan pemanfaatan silase sebagai solusi penyediaan pakan ternak di musim kemarau. Metode kegiatan dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu penyampaian materi oleh narasumber dan praktik langsung pembuatan silase bersama peserta. Adapun jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan pembuatan silase untuk pakan ternak ini adalah 15 peserta yang terdiri dari petani, ternak, karang taruna dan perangkat desa Labuhan Jambu. Bahan yang digunakan dalam pembuatan silase meliputi hijauan (rumput lapangan, lamtoro, gamal), dedak halus, serta larutan fermentasi berbasis EM4 dan molase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar silase, langkah-langkah pembuatannya, serta manfaatnya sebagai pakan alternatif dengan daya simpan yang lebih lama dibandingkan hijauan segar. Praktik lapangan juga menekankan pentingnya kondisi anaerob dalam proses fermentasi agar kualitas silase terjaga dan tidak terkontaminasi jamur. Respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif, ditunjukkan dengan antusiasme peserta yang berpartisipasi aktif selama pelatihan. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat didukung melalui pelatihan lanjutan dan pendampingan, sehingga petani dan peternak mampu memproduksi silase secara mandiri dengan kualitas yang baik. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pakan ternak sekaligus meningkatkan produktivitas peternakan di Desa Labuhan Jambu.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Abdul RahimSuprianto SupriantoBinar Dwiyanto PamungkasRini Qurratul AiniRisman Risman
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269107808410.58406/jpml.v9i1.2430PENDIDIKAN KONSERVASI DAN PENANAMAN MANGROVE DALAM MENDUKUNG PERIKANAN BERKELANJUTAN DAN MITIGASI IKLIM DI TELUK SALEH
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2435
<table> <tbody> <tr> <td width="677"> <p>Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan dan mitigasi perubahan iklim, namun mengalami tekanan akibat aktivitas manusia. Salah satu kawasan dengan potensi mangrove yang besar adalah Teluk Saleh di Pulau Sumbawa, yang menghadapi tantangan degradasi lingkungan dan sedimentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) merehabilitasi ekosistem mangrove secara partisipatif di Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang, serta (2) meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pentingnya konservasi lingkungan pesisir. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi konservasi dan penanaman mangrove yang dilaksanakan pada Mei 2026. Edukasi diberikan kepada 70 siswa kelas 4–6 SDN Teluk Santong dengan metode interaktif, sedangkan kegiatan penanaman melibatkan 358 peserta dari berbagai unsur masyarakat.. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 9.000 bibit mangrove jenis <em>Rhizophora</em> sp. berhasil ditanam pada dua titik lokasi, adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi konservasi ditandai dengan 67% pertanyaan yang diajukan dapat dijawab dengan benar, tingginya partisipasi masyarakat, serta keberhasilan pelaksanaan program. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam rehabilitasi ekosistem pesisir serta membangun kesadaran lingkungan sejak dini sebagai upaya mendukung perikanan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Neri KautsariDwi MardhiaYadi Hartono
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-06-262026-06-269108509810.58406/jpml.v9i1.2435PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SD MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN
http://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jpml/article/view/2433
<p>Kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar masih tergolong rendah sehingga memengaruhi kemampuan memahami informasi dan menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui program pendampingan belajar di Sekolah Dasar Kapassari. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan kepada 20 siswa kelas 2 melalui pendampingan membaca, menulis sederhana, membaca pemahaman, latihan berhitung dasar, permainan edukatif, serta penggunaan media pembelajaran yang menarik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam membaca, mengenal angka, dan menyelesaikan operasi hitung sederhana. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran dengan adanya penggunaan media pembelajaran. Pendampingan belajar yang dilakukan secara langsung di sekolah maupun di rumah sehingga memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa dan dukungan orang tua dalam proses belajar. Dengan demikian, kegiatan pendampingan literasi dan numerasi mampu membantu meningkatkan kemampuan dasar siswa sekaligus mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan di sekolah dasar.</p>Ainurrahmi AinurrahmiNurhairunnisah NurhairunnisahNindi Sania AprilianiIrma YaniRasti Kintan Aprija
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
2026-07-062026-07-069109910810.58406/jpml.v9i1.2433