REPRESENTASI SIMBOLIK MOTIF KERE ALANG SEBAGAI IDENTITAS SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT SUMBAWA
DOI:
https://doi.org/10.58406/kapitaselekta.v7i1.2436Keywords:
Masyarakat Samawa, Kehidupan Religious, Simbolisme, Kere Alang, Budaya LokalAbstract
Kere Alang merupakan wastra tradisional khas Sumbawa yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung nilai historis, filosofis, sosial, dan religius. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi simbolik motif Kere Alang sebagai identitas budaya masyarakat Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi simbolik motif kere alang sebagai identitas budaya masyarakat sumbawa. Penelitian dilaksanakan dari Bulan Desember 2025-April tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan Miles Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif-motif Kere Alang merepresentasikan kehidupan agraris, nilai kebersamaan, kekerabatan, spiritualitas, serta hubungan harmonis antara manusia dan alam. Setiap motif dan warna memiliki makna simbolik yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk komunikasi budaya masyarakat Samawa. Kere Alang juga berfungsi sebagai simbol identitas budaya lokal yang digunakan dalam berbagai kegiatan adat dan sosial. Namun, modernisasi dan globalisasi menyebabkan terjadinya pergeseran makna Kere Alang menjadi sekadar produk estetis dan fesyen. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui dokumentasi, edukasi budaya, dan penguatan nilai-nilai lokal agar eksistensi Kere Alang tetap terjaga sebagai warisan budaya masyarakat Sumbawa.Bottom of Form

View My Stats