STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA DI KABUPATEN SUMBAWA

Authors

  • Sri Nurhidayati Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Samawa, Sumbawa Besar, Indonesia
  • Mita Sukmawati Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Samawa, Sumbawa Besar, Indonesia
  • Edrial Edrial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Samawa, Sumbawa Besar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58406/kapitaselekta.v7i1.2446

Keywords:

Strategi KPU, Partisipasi Pemilih, Pemilih Pemula, Pendidikan Pemilih

Abstract

Partisipasi pemilih pemula dalam pemilihan umum merupakan indikator penting bagi kualitas demokrasi di suatu daerah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa memiliki peran strategis dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula melalui berbagai strategi yang terencana dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi KPU Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi KPU Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula mencakup empat pilar utama: (1) edukasi dan literasi politik melalui program pendidikan pemilih; (2) sosialisasi melalui pemanfaatan teknologi dan media sosial; (3) kemitraan dengan berbagai stakeholder seperti pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, organisasi kepemudaan, dan perguruan tinggi; serta (4) pemberdayaan masyarakat melalui program relawan demokrasi. Faktor pendukung strategi meliputi komitmen penyelenggara pemilu, dukungan pemerintah daerah, dan antusiasme generasi muda. Sementara faktor penghambatnya adalah rendahnya literasi politik di kalangan pemilih pemula, keterbatasan anggaran, serta masih adanya praktik politik uang dan hoaks yang mempengaruhi partisipasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pendidikan pemilih sejak dini, pengembangan platform digital interaktif, penguatan koordinasi lintas sektor, serta peningkatan pengawasan terhadap praktik-praktik yang merusak partisipasi pemilih.

Downloads

Published

2026-06-29