ANALISIS PERBANDINGAN PROGRES RENCANA DAN REALISASI TERHADAP KINERJA WAKTU PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG
DOI:
https://doi.org/10.58406/sainteka.v7i2.2424Abstract
Keterlambatan proyek konstruksi gedung umumnya terjadi akibat ketidaksesuaian antara progres pekerjaan yang direncanakan dengan progres aktual di lapangan. Evaluasi terhadap progres rencana dan progres realisasi perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui tingkat pencapaian pekerjaan serta kinerja waktu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan progres rencana dan realisasi terhadap kinerja waktu pada proyek konstruksi gedung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus pada proyek pembangunan gedung Pembangunan Rumah Pompa. Data penelitian diperoleh dari time schedule, kurva-S rencana, laporan mingguan, bobot pekerjaan, dan dokumentasi progres aktual. Analisis dilakukan dengan menghitung deviasi antara progres kumulatif rencana dan realisasi pada setiap minggu pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa progres realisasi proyek mengalami deviasi terhadap progres rencana. Pada minggu ke-4, progres rencana sebesar 18,42%, sedangkan progres realisasi sebesar 15,77%, sehingga terjadi deviasi sebesar 2.55%. Nilai deviasi negatif menunjukkan bahwa proyek berada dalam kondisi terlambat dibandingkan jadwal rencana. Penyebab utama keterlambatan meliputi keterbatasan tenaga kerja, rendahnya produktivitas pekerjaan, perubahan desain, serta kurang optimalnya koordinasi antar pihak proyek. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa semakin besar selisih negatif antara progres rencana dan progres realisasi, semakin rendah kinerja waktu proyek. Oleh karena itu, pengendalian jadwal perlu dilakukan melalui evaluasi mingguan, percepatan pekerjaan kritis, penambahan sumber daya, dan peningkatan koordinasi pelaksanaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam bentuk evaluasi kinerja waktu berbasis kurva-S yang dapat digunakan sebagai alat monitoring dan pengendalian proyek konstruksi gedung.

