TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENANGANAN AWAL LUKA RINGAN PADA ANAK DI DESA POHGADING TIMUR
Keywords:
Tingkat pengetahuan, orang tua, penanganan awal luka ringan, anakAbstract
Latar belakang: Luka ringan merupakan cedera yang sering terjadi pada anak dalam aktivitas sehari-hari. Penanganan awal yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko infeksi dan memperlambat proses penyembuhan. Pengetahuan orang tua memegang peranan penting dalam menentukan tindakan pertolongan pertama yang diberikan kepada anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan penanganan awal luka ringan pada anak di Desa Pohgading Timur. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 112 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan kuesioner penanganan awal luka ringan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 93 responden (83,0%) dan sebagian besar responden melakukan penanganan awal luka ringan dalam kategori sesuai sebanyak 109 responden (97,3%). Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai p-value sebesar 0,022 (p<0,05) dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,217. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan rendah dan arah hubungan positif antara tingkat pengetahuan orang tua dengan penanganan awal luka ringan pada anak di Desa Pohgading Timur. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan penanganan awal luka ringan pada anak di Desa Pohgading Timur. Semakin baik tingkat pengetahuan orang tua, maka semakin baik pula penanganan awal luka ringan yang dilakukan pada anak.

