PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MOYO HULU

Authors

  • nurmansyah nurmansyah Universitas Samawa

Keywords:

hipertensi, relaksasi otot progresif, terapi komplementer

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengendalian tekanan darah secara berkelanjutan untuk mencegah komplikasi kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, intervensi nonfarmakologis dapat digunakan sebagai terapi pendamping, salah satunya relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Moyo Hulu. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental one-group pretest-posttest. Sebanyak 30 pasien hipertensi dipilih menggunakan purposive sampling. Intervensi relaksasi otot progresif diberikan selama dua minggu sebanyak enam sesi dengan durasi 20–30 menit setiap sesi. Tekanan darah diukur sebelum dan setelah periode intervensi. Hasil menunjukkan rerata tekanan darah sistolik menurun dari 156,47±10,28 mmHg menjadi 143,20±9,16 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik menurun dari 94,73±6,82 mmHg menjadi 86,40±5,97 mmHg. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan setelah intervensi (p<0,001). Relaksasi otot progresif berpotensi digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis pendamping untuk membantu pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles