MODEL RANTAI PASOK KERE ALANG SONGKET KHAS SUMBAWA BERBASIS SOCIETY 5.0
Keywords:
Rantai Pasok, Kere Alang, Industri, Tenun Tradisional, Pelestarian BudayaAbstract
Tujuan penelitian adalah untuk membuat rantai pasok Kere Alang songket khas Sumbawa berbasis Society 5.0 guna mendukung keberlanjutan industri kreatif berbasis budaya lokal. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Moyo Hilir dari Bulan Januari 2025-Maret 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan pengrajin, pelaku UMKM, distributor, pemerintah daerah, dan konsumen. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep Society 5.0 melalui digitalisasi pemasaran, integrasi informasi rantai pasok, dan pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi distribusi, memperluas akses pasar, serta memperkuat keberlanjutan industri Kere Alang. Rantai pasok berbasis Society 5.0 diharapkan menjadi strategi penguatan ekonomi kreatif sekaligus pelestarian budaya lokal Sumbawa di era digital.

